PT.
Binaga Ocean Surveyor is a Marine Surveyor Company at Batam, Indonesia
to across all Indonesian Ports. Marine Surveyor from PT.Binaga Ocean
Surveyor has an experienced team
well in Marine Survey and Inspection Services on call and available 24
hours to ensure your marine survey & cargo survey requirements are
meet across all Indonesian ports especially at Batam, Indonesia to
support your project well.
As an independent professional marine surveyor & consultancy
company, PT. Binaga Ocean Surveyor standing under the license of the Government of Indonesian Republic to firm
delivering a wide range of marine survey business and cargo inspection services
to numerous customers especially shipowners, charterers, operators,
shipper and agents, and much more clients.
“Fast Response, Experienced Team & Integrity”
With motto “Fast Response, Experienced Team & Integrity” PT. Binaga Ocean Surveyor have business tagline as Marine Surveyor and Inspection Services, your Business Partner for
Marine Survey from Batam, Indonesia to across all Indonesian ports.
PT. Binaga Ocean Surveyor or called as BOS SURVEYOR
was establish at Batam, Indonesia as Marine Surveyor Company and
Inspection Services, we can conduct for all kinds of marine survey and
almost all Marine and Cargo Survey activity and another marine services
like P&I Matter Survey, Insurance Surveyor, Petroleum and Chemicals
Survey including Agriculture foods materials as Crude Palm Oils survey
for Loading and Discharging Survey.
PT.Binaga Ocean Surveyor have mission is to provide the
highest degree of quality service with integrity, fast response and
experienced team well for marine surveyor and inspection in all maritime
business and energy fields through a combination of our expertise,
qualified and dedicated staff over global network.
And Vision of PT. Binaga Ocean Surveyor is being a bigger professional marine surveying
company at Indonesia and over the world which providing the best marine
services according to international standard.
Our marine surveyor team from PT. Binaga Ocean Surveyor
can perform to conduct all of Marine and Cargo Survey working jobs and
also for Liquid and Gas Survey and also Laboratory test for Petroleum
product as our scope of services.
binaga ocean surveyor
Our Marine Surveyor
and associates all share this common culture, comprised of five
universal values: Pride, Determination, Commitment, Quality and
Integrity. These are much more than words. Our culture is a tangible
force, one that transcends geography and language, and permeates
everything we do as a company.
As the credible marine Surveyor private
company within the Indonesian marine surveying and marine related
industry of experienced, PT. Binaga Ocean Surveyor
network can respond to and fulfill our client’s needs promptly. Our
local knowledge, professionalism, expertise and integrity ensure that
our client’s risks are minimized. BOS SURVEYOR has personnel of the
highest caliber and experienced.
We also maintain a high level of technical expertise to ensure the highest quality service. SURVEYOR BOS
continues to invest heavily on developing our team to remain ahead of
the competition and continue to offer clients excellent service with
integrity.
Marine Surveyor & Inspection Services, Bunker Survey, On Hire
Survey, Off Hire Survey, Condition Survey, Stuffing Survey, Loading
Survey, Damaged Survey, Discharging Survey, P&I Survey, Towing &
Lashing Survey, On Hire ROB and Condition Survey, Towing Approval
Survey, Free Gas Survey, Seaworthiness Survey, the Vanning Survey and
much more other kinds marine survey….
“PT.Binaga Ocean Surveyor atau
sering disebut BOS Surveyor dalah sebuah perusahaan jasa marine survey
dan Inspection Services di bidang Marine Surveyor yang sedang berkembang
di Indonesia. Perusahaan marine surveyor kami hadir dengan tagline
bisnis-nya “your business partner in marine survey” ini siap membantu
anda dalam melakukan services di bidang jasa marine survey untuk marine
surveyor dan cargo surveyor di seluruh Indonesia terutama di wilayah
Batam dan sekitarnya.”
In case you have order for marine survey please do not hesitate to CONTACT US. PT. Binaga Ocean Surveyor
Kabil Industrial Estate
Ruko CNN Blok D3 No. 3
Batu Besar, Nongsa, Kabil, Batam, Indonesia
Phone : +628127015790 / 08117775790
Email : info@binaga-ocean.com
binaga.ocean@gmail.com
Website : www.binagaoceansurveyor.com
Melihat peluang di saat krisis ekonomi, memasuki
era masyarakat ekonomi bebas ASEAN atau Asean Economic Community (AEC)
yang dijangka dalam akhir tahun 2015 ini sempat membuat banyak pihak
yang berkepentingan dalam bisnis menjadi was-was dan takut menghadapi
serbuan pengusaha asing dalam kawasan ASEAN ikut bersaing dan interupsi
pasar tidak terkecuali dalam bisnis Marine Surveyor & Inspection Services ini.
Namun situasi seperti ini tidak menyurutkan langkah PT. Binaga Ocean Surveyor
untuk mendirikan usaha jasa marine survey di Kota Batam, Indonesia yang
terkenal sebagai wilayah bisnis maritim terkenal di Indonesia yang
dekat dengan Singapore, Malaysia dan Thailand.
Membahas bisnis usaha maritim,
salah satu yang kini kian prospektif adalah jasa marine survey dan Inspection Service seperti Marine Surveyor. Menjadi
salah satu jasa yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha seperti
perkapalan dan pelayaran, jasa marine surveyor memang semakin banyak
dicari, sebagai referensi anda maka penyedia jasa marine survey seperti PT. Binaga Ocean Surveyor
menjadi salah satu yang patut diperhitungkan dan dipertimbangkan untuk
anda rekomendasikan kepada pelaku bisnis kelautan dan pelayaran.
Untuk diketahui secara umum jasa marine survey
mempunyai
objektif utama yakni melakukan pemeriksaan terhadap sistem dan moda
transportasi laut yang digunakan dalam bisnis perkapalan dan pelayaran,
dengan berbagai jenis pemeriksaan meliputi pemeriksaan kondisi kapal
secara umum, kondisi
muatan kapal dan beberapa hal teknis lain, termasuk memberikan
konsultasi terkait keamanan dalam pelayaran. Jasa ini tentunya sangat
dibutuhkan bagi pemilik usaha pelayaran, shipping dan perkapalan untuk
memastikan
bisnisnya dapat berjalan dengan lancar dan terjamin keamanannya.
Berikutnya untuk menjalankan sebuah jasa
marine survey ini tentunya dibutuhkan tim khusus yang memiliki
kemampuan atau tenaga ahli kelautan dan pelayaran, orang sering
menyebutnya sebagai Marine Surveyor
Indonesia yang bersertifikasi dan memiliki keahlian professional
kompetensi terkait bisnis maritim, Marine Cargo Surveyor dari PT. Binaga Ocean Surveyor memiliki sertifikasi keahlian dari AISI (Asosiasi Independen Surveyor Indonesia) dan juga ada yg memiliki sertifikasi keahlian survey dari KAN (Komite Akreditasi Nasioanal).
Di bawah payung legalitas PT. Binaga Ocean Surveyor yang memiliki ijin dari Pemerintah Republic Indonesia, perusahaan ini
telah dikenal sebagai salah satu penyedia jasa marine survey yang
kredible di Indonesia. Dengan markas pusat di Kota Batam, PT. Binaga
Ocean Surveyor bergerak menangani jasa marine survey tidak hanya
terbatas di kawasan Sumatera saja namun mencakup seluruh kawasan Indonesia bahkan Singapore, Thailand dan Malaysia.
Beberapa kelebihan dari jasa marine
survey yang ditawarkan PT. Binaga Ocean Surveyor yang pertama letak kantor
pusat yang strategis. Pemilihan Kota Batam sebagai kantor pusat tentu bukan
tanpa alasan. Mengingat kini Batam telah bergerak menjadi salah satu
pusat industri di Indonesia serta utamanya yang bersifat kemaritiman, perkapalan dan pelayaran.
Yang kedua adalah tim professional
Marine Surveyor Indonesia dengan kemampuan yang tidak perlu diragukan.
Direkrut dari tenaga professional di tiap bidangnya, tim marine surveyor dari PT. Binaga Ocean
Surveyor mampu mendukung berbagai bisnis pelayaran, perkapalan,
offshore, broker kapal, perusahaan logistik dan masih banyak yang lain.
Dan kelebihan yang ketiga adalah lingkup
layanan jasa yang sangat luas. Secara garis besar layanan PT. Binaga Ocean
Surveyor dibagi menjadi beberapa divisi teknis yakni Marine Survey and Inspection Services
dan Marine Survey untuk Muatan Cair dan Gas, Cargo Surveyor dan Chemist Surveyor.
Marine Surveyor dari PT. Binaga Ocean Surveyor juga bisa melakukan
Marine Surveys untuk P & I Survey, H & M Survey, Marine Cargo
Survey, Marine Technical Survey, Ship Valuation Survey, On/Off Hire
Survey, serta juga Investigation Damaged Survey untuk investigasi
shipboard engine dan machinery damage atau structural damage cases.
Kami
juga bisa melaksanakan survey untuk keperluan Member's Protection &
Indemnity Club (P & I Club), Ship Owners / Shipping Managers dan
pre-entry P & I clubs, Ship valuation survey of various tankers /
bulk carriers / offshore vessels / barges for major local and
international banks and also assisting Clients to carry out general
condition surveys of various vessels / machineries for various purposes
such as on / off hires, pre-purchase, handing / taking over Owners /
Managers, pre-entry to P & I clubs, serta juga Marine and Cargo
Survey untuk Liquid and Gas Survey serta Laboratory test untuk Petroleum
product dan CPO Product.
Our marine surveyor
team from PT. Binaga Ocean Surveyor
can perform to conduct all of Marine and Cargo Survey working jobs and also for
Liquid and Gas Survey and also Laboratory test for Petroleum product, please
find below our services list for your perusal;
MARINE INSPECTION
1) On Hire / Off Hire Survey
2) Bunker Survey
3) Container Inspection
4) Damage Investigation
5) Towing and Lashing Survey
6) Condition Survey
7) Follow up Survey
8) Tally and condition survey
9) Inspection for cargo quantity and condition during stuffing and un-stuffing
10) Pre-shipment and Preloading Survey
11) Weighing and measuring
12) Pre break-bulk, opening seals/unsealing
13) Cargo damage survey
14) Cargo sampling
15) Loading & discharging supervision
16) Pre Purchase Surveys
17) Free Gas Survey
18) Expedite Survey
19) Draft Survey
20) Hold Cleanliness
21) Tally and Condition Survey
22) Measuring and Condition Survey
23) Cargo Insurance
24) Investigation Survey
25) Weighing Survey
LIQUID CARGO AND GAS
1) Loading / Discharging Superintendence
2) Loss Control / Cargo Damage Survey
3) Shore / Ship Tanks Cleanliness Survey
4) ROB Inspection
5) Sampling and Analysis
6) ROB Fuel Consumption/bunker survey
7) Pre-shipment inspection
8) Tank cleanliness inspection
9) Oil losses inspection
10) Bunker Survey
Melihat banyaknya keunggulan yang
ditawarkan, tidak berlebih jika PT. Binaga Ocean Surveyor layak menjadi
pilihan utama penyedia jasa marine survey. Bagi rekan rekan yang
tertarik untuk menggunakan jasa Marine Surveyor PT. Binaga Ocean Surveyor bisa menghubungi
pihak perusahaan di alamat berikut ini:
PT. Binaga Ocean Surveyor
Kabil Industrial Estate
Ruko CNN Blok D3 No. 3
Batu Besar, Nongsa, Kabil, Batam, Indonesia
Phone : 08127015790 / 08117775790
Email : info@binaga-ocean.com
Website : www.BinagaOceanSurveyor.com
PT. Binaga Ocean Surveyor was an Excellent Marine Surveyor at Batam, Indonesia.
PT. Binaga Ocean Surveyor was present to provide an excellent service for marine surveying in Batam and all of Indonesian port. Our Marine Surveyor
will ensure that your cargo in good lifting and to obtained the loading
activity in safe condition and make sure your cargo received in good
condition until received at the destination.
It
is our pleasure to introduce you, our Marine Surveyor company and
services in Indonesia, hope we can make cooperation in the future.
The
Binaga Ocean Surveyor is an independent professional marine consultancy
firm delivering a wide range of marine survey and cargo inspection
services to numerous customers especially shipowners, charterers,
operators and agents. We offer large proportion of professional Marine
Survey and Marine Consultancy for your shipping business. We offer the
most comprehensive and professional Marine Survey services, with
Competitive Rates.
Our
Services are available 24 hours all through the year for your
convenience. It was a great pleasure having an opportunity from your
good company, just dial +628117775790 for more information regarding Marine Survey in Batam, Indonesia.
Therefore,
we would like to have the opportunity to conduct different or other
kind of jobs which still in our scope which you may find as following:
Marine Survey and Inspection Services
Towing Approval Survey. On Hire / Off Hire Survey Off Hire Bunker & Condition Survey Bunker Survey Container Inspection Damage Investigation Towing and Lashing Survey Condition Survey Follow up Survey Tally and condition survey Inspection for cargo quantity and condition during stuffing and un-stuffing Pre-shipment and Preloading Survey Weighing and measuring Pre break-bulk, opening seals/unsealing Cargo damage survey Cargo sampling Loading & discharging supervision Pre Purchase Condition Surveys Free Gas Survey Expedite Survey Draft Survey Hold Cleanliness Tally and Condition Survey Measuring and Condition Survey Cargo Insurance Investigation Survey Weighing Survey Loading or Discharging Supervision Survey. Stuffing survey. Tank Cleanliness Survey Pre-Hire Condition Survey Damaged Survey.
P&I Matters Survey.
Non Destructive Test certification.
Lifting gear test & Assessments for heavy lifting equipment certification.
Underwater survey.
Tank Calibrations and issued Tanks Table
Bathymetric survey
Pre-shipment Inspection
Marine Survey for Liquid
Cargo (Petroleum, Chemical and Palm Oil Products) Independent Marine Surveyor for General Cargo, Coal, Cotton, Liquid
Cargo (Petroleum, Chemical and Palm Oil Products) Survey and Inspection. Loading / Discharging Superintendence Loss Control / Cargo Damage Survey Shore / Ship Tanks Cleanliness Survey ROB Inspection Sampling and Analysis ROB Fuel Consumption/bunker survey Pre-shipment inspection Tank cleanliness inspection Oil losses inspection Bunker Survey
We expect to have a mutual business relationship with you in near future.
For
more details our services please visit to our website http://binagaoceansurveyor.com and please do not hesitate to contact us
for such inquiries.
Your kind attention and cooperation are much appreciated, we are looking forward to hearing good news from your side.
Please visit our addressed below ; PT. Binaga Ocean Surveyor
Kabil Industrial Estate
Ruko CNN Blok D3 No. 3
Batu Besar, Nongsa, Batam, Indonesia
Phone : 08117775790
Email : info@binaga-ocean.com
Website : www.binagaoceansurveyor.com
PT. Binaga Ocean Surveyor is
a Marine Surveyor company from Batam, Indonesia with reputable
experience for marine surveying services on board the ship's and
vessel.
Berita Pelaut 2015 - Saat ini lagi heboh berita pelaut tentang penangkapan 10 orang pelaut yang akan di berangkatkan ke negara Trinidad Tobago namun menggunakan buku pelaut palsu, bagaimana bisa ya ??? Kali ini kepolisian daerah Polda Metro Jaya Jakarta bertindak cepat menangkap 10 orang pelaut yang menggunakan buku pelaut palsu di ruang tunggu Bandara Soekarno Hatta, dari pengakuan para pelaut palsu ini maka kahirnya Polisi dapat meringkus komplotan pembuat Buku Pelaut Palsu di Jakarta yang menggunakan nama perusahaan PT. Lakemba Perkasa Bahari, yang lebih mencengangkan ternyata para pelaku pembuat buku pelaut palsu ini telah berhasil memberangkatan lebih dari 3000 pelaut ke luar negeri seperti ke kapal-kapal dan perusahaan pelayaran di Taiwan, Tiongkok, bahkan sampai ke negara Amerika Latin dan Eropa, sungguh dahsyat permainan buku pelaut palsu mereka. ini potongan berita kompas yang saya baca beberapa saat lalu;
JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya menangkap sembilan pelaut yang tidak memiliki surat-surat resmi untuk melaut. Mereka batal diberangkatkan ke Trinidad dan Tobago, Amerika Selatan.
Kepala Sub Direktorat III Sumber Daya dan Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Adi Vivid mengatakan, sembilan orang itu memiliki buku pelaut yang diduga palsu dan bukan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub).
"Artinya, mereka belum memiliki kompentensi keahlian dan keterampilan," kata Adi, Rabu (11/2/2015), di Mapolda Metro Jaya.
Hal ini dibenarkan oleh petugas Ditjen Hubla di Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok Hani JJ Mamengko. Ia mengatakan, sembilan orang itu adalah bagian dari 10 orang yang akan diberangkatkan sebagai pelaut dari PT Lakemba Perkasa Bahari.
"Dari 10 orang yang memegang dokumen buku pelaut, hanya satu yang asli, yaitu Yandi Rahman. Ia terdaftar resmi di situs Ditjen Hubla, sementara sembilan orang lainnya memiliki dokumen palsu," kata Hani.
Sembilan orang itu diketahui bernama Sefnat Liu, Viktor Baun, Nurhalim Eka Saputra, Warso, Mukhamad Abdul Aziz Amin, Edi Mursito, Mukhamad Khusni, Eko Suswoyo, dan Andi Kurniawan.
Namun, kesembilan orang itu tidak dijadikan tersangka. Adi mengatakan, mereka hanya dijadikan saksi korban.
Polda Metro Jaya menetapkan tersangka, yaitu RA, yang merupakan pemilik PT Lakemba Perkasa Bahari, HN sebagai karyawan PT Lakemba Perkasa Bahari yang berperan menulis, memberikan penomoran, dan stempel pada foto calon pelaut, dan JL, yaitu penjual dan orang membubuhkan tanda tangan, memberikan tanggal, dan stempel mengatasnamakan Ditjen Hubla.
Mereka dapat dikenakan Pasal 263 KUHP, Pasal 266 KUHP, Pasal 312 juncto Pasal 145 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran juncto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.
Kasus ini terungkap atas informasi masyarakat pada Rabu (21/1/2015) lalu sekitar pukul 16.00. Kemudian, polisi pun melakukan penyelidikan dan memergoki sebuah mobil yang mengangkut kesepuluh orang pelaut yang akan diberangkatkan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.
KOMPAS.com — Pelaut asal Indonesia dengan buku pelaut palsu diduga telah tersebar di seluruh dunia. Bahkan, sejak tahun 2007, jumlah pelaut palsu tersebut mencapai 3.000 orang.
"Sejak 2007, PT Lakemba Perkasa Bahari sudah memberangkatkan 3.000 pelaut tanpa buku pelaut asli yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub)," ujar Kepala Sub-Direktorat III Sumber Daya dan Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Adi Vivid, Rabu (11/2/2015).
Adi mengatakan, PT Lakemba Perkasa Bahari telah menyebarkan ribuan pelaut tersebut untuk beberapa negara, misalnya Taiwan, Tiongkok, dan sejumlah negara di Eropa dan Amerika Selatan.
Fakta tersebut terungkap dari penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya terhadap 10 pelaut yang akan diberangkatkan ke Trininad-Tobago, Rabu (21/1/2015) lalu.
"Sembilan dari 10 pelaut yang akan diberangkatkan itu memiliki buku pelaut yang diduga palsu. Sehingga, mereka belum memiliki kompentensi keahlian dan keterampilan," ucap Adi.
Kasus ini terungkap atas informasi masyarakat. Kemudian, polisi pun melakukan penyelidikan dan memergoki sebuah mobil yang mengangkut ke-10 orang pelaut yang akan diberangkatkan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.
Polisi menangkap tiga tersangka, yaitu RA yang merupakan pemilik PT Lakemba Perkasa Bahari; HN sebagai karyawan PT Lakemba Perkasa Bahari yang berperan menulis, memberikan penomoran, dan stempel pada foto calon pelaut; serta JL, yaitu penjual dan orang membubuhkan tanda tangan, memberikan tanggal, dan stempel mengatasnamakan Ditjen Hubla.
Mereka dapat dikenakan Pasal 263 KUHP, Pasal 266 KUHP, dan Pasal 312 juncto Pasal 145 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran juncto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.
Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun untuk KUHP dan dua tahun untuk UU Pelayaran.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, polisi masih melakukan pengembangan kasus ini, khususnya untuk memeriksa ribuan pelaut yang sudah tersebar dan menyelidiki jika ada sindikat lain yang melakukan pelanggaran serupa.
Menjadi pertanyaan sekarang mengapa mereka begitu mudahnya memperdaya para pelaut untuk membuat buku pelaut palsu dari pada mengurus yang asli nya di departemen perhubungan laut karena Buku Pelaut Asli semestinya dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub).
Bisa jadi kerumetan pengurusan buku pelaut yang asli menjadi peluang bagi oknum ini untuk mencari uang dengan mudah dengan cara memperdayai para calon pelaut atau bisa juga memang ada beberapa calon pelaut yang tidak mau susah-susah sekolah pelayaran bisa mendapatkan buku pelaut dengan mudah, masih jadi tanda tanya sampai pengusutan kasus buku pelaut ini tuntas, Awas Banyak Beredar Buku Pelaut Palsu .
Kapal Tanker Tabrak Tugboat di Tanjung Gelang, Malaysia Salah Satu Korbannya Pelaut Indonesia
JobsPelaut.Blogspot.com - Berita kapal dan pelaut kali ini kami peroleh beberapa saat yang lalu dari situs online berita detik.com yang mengabarkan tentang adanya berita kecelakaan kapal laut yakni tabrakan kapal tanker dengan kapal tugboat di perairan tanjung Gelang, daerah Kelantan di maMalaysia. Menurut kabar berita dilaporkan adanya salah seorang rekan Pelaut Indonesia yang disebutkan menjadi Salah Satu Korban dalam tragedi Kapal Tanker Tabrak kapal Tugboat di Tanjung Gelang, Malaysia ini. Kecelakaan laut yang melibatkaan tugboat dengan kapal tanker di Tanjung Gelang, Malaysia. Enam awak kapal dikabarkan hilang sementara satu diantara yang berhasil diselamatkan terindentifikasi Warga Negara Indonesia.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB Rabu (30/10/2014) ketika itu kapal tersebut berada enam mill dari Tanjung Gelang. Entah bagaimana kapal tersebut tertabrak kapal Tanker. Salah seorang awak kapal berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat sementara 6 awak kapal lainnya hingga kini belum dapat ditemukan.
"Awak kapal yang diselamatkan teridentifkasi sebagai Indonesia," ujar Kepala Polisi Kuantan ACP Abdul Aziz seperti dikutip dalam The Sundaily Kamis (31/10/2014)
Ia menjelaskan awak kapal tersebut tidak memiliki ciri khusus. Usia pemuda itu diperkirakan berusia 29 tahun. Saat ini kondisi pemuda tersebut dalam keadaan stabil dan mulai membaik.
"Operasi pencarian hingga saat ini masih berlangsung dengan melibatkan polisi laut dan badan penegak mairitim Malaysia serta dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan," ungkapnya.
ilustrasi kapal tugboat
Masih kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari insiden daripada rekan Pelaut Indonesia yang menjadi Salah Satu Korban Kapal Tanker Tabrak Tugboat di Tanjung Gelang, Malaysia ini. Baca juga tulisan tentang berita pelaut lainnya disini : 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey
10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey
Marine Surveyor Indonesia - Tulisan berikut ini tentang Bunker Survey, sebagai pelaut pasti anda tau dan pernah melihat bahkan mengalami kejadian-kejadian berikut ini saat join di kapal pas ketika Bunker Survey dilakukan di atas kapal anda, terutama bagi rating pelaut bagian mesin serta khususnya bagi perwira laut bagian mesin, semoga tulisan kami di blog http://jobspelaut.blogspot.com ini dapat membantu anda menghindari kerugian dikarenakan penerimaan bunker survey anda kurang atau bunker survey shortage ketika diterima di kapal anda, tulisan kami berikut ini adalah tentang 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey yang dituliskan oleh seorang Marine Surveyor Indonesia yang tinggal di Batam pemilik blog http://marine-surveyor-indonesia.blogspot.com, silahkan anda lihat-liat mana tau anda pelaut indonesia suatu saat ingin berkarir kerja di darat sebagai marine surveyor.
Sebelum masuk ke tulisan 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey, ada baiknya kita telaah dulu pengertian Bunker Survey terlebih dahulu, menurut Ruly Abdillah Ginting seorang marine surveyor indonesia yang tinggal di Batam bahwa pengertian Bunker Survey adalah Pemeriksaan Bahan Bakar Kapal untuk memastikan jumlah kuantitas daripada bahan bakar yang ada di atas kapal pada saat pemeriksaan ini berlangsung, bisa jadi bunker survey dilakukan pada saat diperlukan perhitungan jumlah bahan bakar minyak kapal ketika ROB (remaining on board) atau OBQ (on board quantity) atau setelah selesai pengisian bunker survey oleh supplier bunker barge, berikut ini tulisan yg membahas tentang Apa itu Bunker Survey ?
What is Bunker Survey?
Marine Surveyor Indonesia - have question from my friends, What is Bunker Survey? any body know and learn and share each other with my reader blog http://marine-surveyor-indonesia.blogspot.com ?
What is Bunker Survey ?Bunker Survey is an examination of the ship's fuel to ascertain its total on board quantity. it can be ROB quantity, ROB is Remaining On Board of fuel oils like MGO (marine gas oil) or MFO (Marine Fuel Oil) or LSFO (low sulphur fuel oil) or HSFO (high sulfur fuel oil) or LSMDO (low sulfur marine diesel oil) and you know any many type or fuel oil consumption by ship's or vessel now
For yours information below is mean or Bunker and survey for your perusal as follow; Bunker is means of Fuel of a car, ship, vessel, craft, plane or other means of transportation in order to make the, move or running. Related with Bunker Survey onboard a ship, mostly the fuel is oil, either MFO (Marine Fuel Oil), MGO (marine gas oil) or LSFO (low sulphur fuel oil) or HSFO (high sulfur fuel oil) or LSMDO (low sulfur marine diesel oil), HSD (high speed diesel) or other call name.
Survey is means of To view and examine the condition of an object. How to examine an object in a bunker survey? to examine an object in a bunker survey due to by Mostly visual observation, facts finding, about the general data and idea, by measurements, technicals matters, etc. and, if needed, provide recommendation.
but have some understanding that a bunker means Marine Fuel Oil (MFO) or Marine Diesel Oil (MDO) or Marine Gas Oil (MGO) by refer to SS.600:2008, Singapore Standard, Code of practice for bunkering, published by Spring Singapore.
and refer to SS600:2008, Singapore Standard, Code of practice for bunkering, published by Spring Singapore, Bunker Surveyor is The person who hold a valid bunker surveyor license issued by the implementing authority. Surveyor is the person who conduct the survey, for doing the job, the person is expected to be independent and backed up by sufficient professionalism. Therefore his/her behavior should be based on code of ethics and professional conduct. and Marine Surveyor is defined as; A person who uses his/her particular skill and expertise (based on established competence of ships, boats, cargoes and the sea) to look at and report on the factual condition of any ship, cargo or thing appertaining to ship, cargoes and their respective enviroments.
What is the purpose of Bunker Survey ? The purpose of Bunker Survey is to establish the quantity og bunker (its can be OBQ (on board quantity) or ROB (remaining on board) quantity) at time of survey present.
Why do we conduct the Bunker Survey ? in case of below condition you need to conduct a bunker survey come on board your vessel; 1. Ship delivery or vessel redelivery, the reason is to ascertain the quantity of bunker that must be returned by Charterer to the Owner at the end of the charter party. 2. Being "off-hired" when a ship is still under charter, the reason is to ascertain the consumed bunker during "off-hire time" that falls under Owner's responsibility. 3. Supplying bunker, either ship to ship or shore to ship, the reason is to prevent "cheating" on the supplied quantity. 4. Certain purposes, the reason is for Adjusting log book entry "on the spot checking" of actual quantity onboard (OBQ/ROB)
How do we conduct a Bunker Survey ? Short Answer is in accordance with stardartd work instruction by your own marine survey company The complicated answer is refer to SS600:2008, Singapore Standard, Code of practice for bunkering, published by Spring Singapore; 1. Time Log Surveyors shall record the time of all relevant events related to the entire bunkering operation until their return to base. 2. Pre Delivery Conference, checks on receiving vessel, checks on bunker tanker vessel 3. Delivery Surveyor should be observed; hoses connection, sampling, pumping rate, leakage, presence of unauthorized bunker tanker, blending operation and line clearing of bunker hoses or pipe line. 4. Post Delivery Checks on receiving vessel and check on bunker tanker vessel also.
oke, the above is a Bunker Survey information by a Marine Surveyor Indonesia who live in Batam is Mr. Ruly Abdillah Ginting you can call on his email at Marine.Surveyor.Indonesia(at)gmail.com, i have you now already know and understanding of Bunker, understanding of Survey, understanding of Bunker Survey, Understanding for what is the purpose and reason to conduct a Bunker Survey on board the vessel and Understanding on how we conduct the Bunker Survey, including the Bunker Survey Calculation.
Setelah kita memahami apa itu Bunker Survey sebagaimana tulisan yang saya sadur dan copi dari salah satu blog milik seorang Marine Surveyor tersebut diatas, maka berikutnya kita pelajari dahulu tentang 10 Langkah Kerja Bunker Survey dalam tulisan dibawah ini;
Saat ini di Batam sudah banyak kapal yang melakukakan kegiatan Bunker Survey pengisian minyak solar ke kapal, sudah banyak sekali perusahaan penyalur BBM untuk Bunker Kapal di Batam, sebut saja seperti Lautan Terang, Batam Berkah Madani (BBM), Prayasa milik keluarga Terek, Oase Marine dan Destinia Sinergy punya Pak Agus Iskandar dan masih banyak lagi pemain bunker solar di Batam yang terus bermunculan saat ini, karena kabarnya anggota dewan DPRD Batam juga banyak yang bergelut bermain di bisnis minyak solar yg sungguh licin ini.
Batam saat ini menjadi pintu utama masuknya kapal-kapal asing maupun kapal-kapal domestik dalam negeri, imbas dari pesatnya kemajuan maritim Singapore, Batam mendapatkan limpahan kemajuan yang sangat berarti dan pesat dalam dunia perkapalan tanah air saat ini.
Batam pun menjadi pusat Bunker Pengisian Minyak Solar / HSD/ MGO saat ini, posisi Batam yang strategis dekat Selat Malaka dan Singapore Straits kemudian banyak dijadikan base bagi perusahaan minyak asing yg memiliki pengeboran minyak di Natuna sebagai base supply logistiknya. Hampir semua kapal menggunakan bahan bakar miyak solar HSD/MGO untuk menggerakan mesin kapal, namun ada juga jenis bahan bakar lainya yang berbeda-beda ada MFO, MGO, Gas Oil dan bahkan saat ini sudah ada kapal yg digerakan dengan tenaga listik, namun mayoritas kebanyakan kapal masih menggunakan bahan bakar minyak HSD/MGO atau apa yg sering kita menyebutkannya dengan minyak solar pertamina.
10 Cara dan Langkah Kerja Bunker Survey oleh Marine Surveyor
Pengisian minyak ke tanki bahan bakar di kapal disebut sebagai Bunker Survey, untuk menghindari kesalahpahaman dalam kegiatan bunker survey maka biasanya salah satu pihak akan menunjuk seorang Marine Surveyor untuk mensupervisi kegiatan bunker survey ini
Berikut sedikit sharing knowledge tentang bunker survey di kapal besar dan kapal tongkang sebagai bahan referensi buat kita semua, 10 Langkah Kerja Bunker Survey yaitu;
1. Pertama setelah kita sampai di kapal langsung menemui perwira kapa dalam hal ini Kapten Kapal ataupun Chief Engineer dan Chief Officer, pastikan bahwa untuk tidak melakukan kegiatan pemindahan air ballas ataupun air tawar karena dapat mempengaruhi draft dan trim/list kapal, tanyakan tank table dan pastikan kebenarannya
2. Periksa dan catat Draft Mark Kapal untuk menjadi acuan mendapatkan actual draft, trim, list dan heel kapal, usahakan agar trim sekecil mungkin dan kapal dalam posisi mendongak atau upright position
3. Lakukan pengukuran cairan minyak dengan cara sounding atau ullaging pada semua kompartemen tanki kapal sebelum kegiatan bongkar muat bunker survey di mulai, inisial gauging bunker survey ini harus dilakukan dan disaksikan bersama-sama semua pihak terkait dan berkepentingan seperti Bunker Club, Chief Engineer (kedua belah pihak kapal, Suplier(pengirim) dan receiver (penerima) bunker, marine surveyor dan perwakilan perusahaan pelayaran kapal tersebut, periksa tinggi sounding tape, pipa sounding, tinggi cairan dan apakah fuel additive ditambahkan ke pipa sounding?
4. Periksa juga temperature cairan minyak, suhu bahan bakar minyak di ukur dengan menggunakan termometer air raksa, jika ada double bottom tanks supaya menggunakan suhu air laut saat itu dan suhu kamar mesin untuk tanki-tanki dalam kamar mesin
5. Lakukan perhitungan jumlah volume bahan bakar minyak berdasarkan data-data sounding dan temperature yg telah kita lakukan pada tahapan diatas, perhitungan ini menjadi dasar nilai inisial perhitungan sebelum bunker survey dimulai, bagi anda yg ingin mempunyai software program perhitungan minyak solar untuk bunker survey minyak dan loading supervision muatan minyak petroleum lainnya dapat mengunjungi situs ini http://calculationpetroleum.blogspot.com/
6. Pengisian Bunker Survey dapat dimulai dengan segera, selama pengisian bunker survey agar selalu tetap memonitor jalan pengisian minyak, perhatikan selang hose minyak, flowmeter reading jika ada, dan pompa minyak yg dipakai serta lirik juga gerak-gerik crew kapal jika ada kesan mencurigakan, karena bunker survey ini sangat rawan penyalahgunaan dan pencurian minyak
7. Setelah selesai pemuatan dan pengisian bahan bakar minyak dengan isi bunker survey tersebut sesuai dengan BDN atau DO pemesanannya, kembali lakukan langkah-langkah seperti pada nomor 2, 3, 4 dan 5 diatas dan perhitungan ini sebagai final bunker survey
8. Selisih jumlah perhitungan antara inisial dan final bunker survey tersebut adalah sama dengan jumlah bunker minyak solar yg diserah-terimakan oleh supplier bunker club
9. Untuk kapal besar selain kapal tongkang biasanya perhitungannya menggunakan metrik tons (MT) bukan meter kubik atau liter, maka gunakan berat jenis (density) minyak solar tersebut sebagai konversi untuk menentukan berat minyak dalam perhitungannya
10. Tentukan juga jumlah kandungan lainnya jika ada, seperti air dan sedimen lain-lainnya kemudian di buat catatan apakah kandungan itu sudah termasuk atau belum dalam perhitungan jumlah bunker tersebut
Nah, setelah ada gambaran tentang Apa itu Bunker Survey dan tata cara mengerjakan Bunker Survey seperti dalam ulasan pada tulisan diatas maka berikutnya saya akan bahas tentang 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey untuk para Pelaut Indonesia yaitu;
Berikut 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey bagi pelaut; 1. Awas Tabel Kalibrasi Kapal di Ganti Pelaut harus jeli memriksa buku tabel kapal milik bunker barge apakash sudah terkalibrasi dengan baik, buku tabel kablirasi kapal yang original harus disertain stempel dari class atau badan yang berwenang. 2. Panjang Pita Sounding Tidak Akurat Pastikan sounding taoe yg digunakan dimulai dari angka Nol dan tidak ada sambungan 3. Pipa Sounding di Modifikasi Terkadang ada juga pelaut atau bunker club yang tidak baik dengan berbuat memodifikasi pipa soundingan dengan memberi penghalang di ujung pipa sounding dengan kondom atau penghalang lainnya, makanya pastikan tinggi reference height sama dengan yg ada di buku tabel kalibrasi kapal. 4. Hasil Sounding NOL belum tentu isi tanki kapal kosong Hasil sounding menunjukan angka nol belum tentu tidak ada minyak di dalam tanki maka periksa berdasarkan buku tabel kalibrasi kapal 5. Hati-hati ada transfer antar Tanki maupun pemamfaatan Gravitasi Minta stowage plan muatan bunker kapal sebelum di mulai bunker dan harus di cek semua tanki kapal tanpa terkecuali bukan hanya tanki yag mau di bongkar saja untuk bunker survey 6. Awas efek Cappucino (busa dari pemompaan udara selama prose bunker survey) anda harus tau apa itu "Cappuccino Effect" yang merupakan istilah untuk busa foam yang ada diatas minyak sebagai hasil dari pemompaan ketika bunker survey sedang berlangsung, pastikan ketika akan di sounding minyak sudah stabil dan tidak ada lagi "Cappuccino Effect". 7. Hati-hati bila ada Permainan Density atau Temperature Mintalah Certificate of Quality daripada bahan bakan minyak yang akan di supply bunker ke kapal kita untuk menghindari permainan density dan temperature ketika Bunker Survey Calculation di lakukan, namun ini dilakukan untuk Bunker Survey dengan penerimaan muatan dalam satuan Metric Tons saja. 8. Barge Sample Manifold Usahakan untuk memasang Bunker Sample Kit di ujung manifold pasa saat memasang hoses connected untuk melihat secara visual akan hal-hal yang mencurigakan dari pada minyak yang dipompa dari kapal bunker barge 9. Hati-hati ketika pelaksanaan Bunker Survey yang molor selesainya ketika Pilot sudah Boarding on Board. Banyak bunker club memamfaatkan keterbatasan waktu bunker survey dengan alasan terlambat datang padahal waktu bunker survey sudah dekat atau mepet dengan pandu naik kapal. 10. Hati-hati Flowmeter haya ditiup angin jika Bunker Survey menggunakan Flowmeter reading sebagai acuan penerimaan angka bunker survey di atas kapal.
Demikian tulisan kami tentang Bunker Survey di blog http://jobspelaut.blogspot.com ini semoga berguna bagi anda semua, rekan Pelaut Indonesia.
10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey
Marine Surveyor Indonesia - Tulisan berikut ini tentang Bunker Survey, sebagai pelaut pasti anda tau dan pernah melihat bahkan mengalami kejadian-kejadian berikut ini saat join di kapal pas ketika Bunker Survey dilakukan di atas kapal anda, terutama bagi rating pelaut bagian mesin serta khususnya bagi perwira laut bagian mesin, semoga tulisan kami di blog http://jobspelaut.blogspot.com ini dapat membantu anda menghindari kerugian dikarenakan penerimaan bunker survey anda kurang atau bunker survey shortage ketika diterima di kapal anda, tulisan kami berikut ini adalah tentang 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey yang dituliskan oleh seorang Marine Surveyor Indonesia yang tinggal di Batam pemilik blog http://marine-surveyor-indonesia.blogspot.com, silahkan anda lihat-liat mana tau anda pelaut indonesia suatu saat ingin berkarir kerja di darat sebagai marine surveyor.
Sebelum masuk ke tulisan 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey, ada baiknya kita telaah dulu pengertian Bunker Survey terlebih dahulu, menurut Ruly Abdillah Ginting seorang marine surveyor indonesia yang tinggal di Batam bahwa pengertian Bunker Survey adalah Pemeriksaan Bahan Bakar Kapal untuk memastikan jumlah kuantitas daripada bahan bakar yang ada di atas kapal pada saat pemeriksaan ini berlangsung, bisa jadi bunker survey dilakukan pada saat diperlukan perhitungan jumlah bahan bakar minyak kapal ketika ROB (remaining on board) atau OBQ (on board quantity) atau setelah selesai pengisian bunker survey oleh supplier bunker barge, berikut ini tulisan yg membahas tentang Apa itu Bunker Survey ?
What is Bunker Survey?
Marine Surveyor Indonesia - have question from my friends, What is Bunker Survey? any body know and learn and share each other with my reader blog http://marine-surveyor-indonesia.blogspot.com ?
What is Bunker Survey ?Bunker Survey is an examination of the ship's fuel to ascertain its total on board quantity. it can be ROB quantity, ROB is Remaining On Board of fuel oils like MGO (marine gas oil) or MFO (Marine Fuel Oil) or LSFO (low sulphur fuel oil) or HSFO (high sulfur fuel oil) or LSMDO (low sulfur marine diesel oil) and you know any many type or fuel oil consumption by ship's or vessel now
For yours information below is mean or Bunker and survey for your perusal as follow; Bunker is means of Fuel of a car, ship, vessel, craft, plane or other means of transportation in order to make the, move or running. Related with Bunker Survey onboard a ship, mostly the fuel is oil, either MFO (Marine Fuel Oil), MGO (marine gas oil) or LSFO (low sulphur fuel oil) or HSFO (high sulfur fuel oil) or LSMDO (low sulfur marine diesel oil), HSD (high speed diesel) or other call name.
Survey is means of To view and examine the condition of an object. How to examine an object in a bunker survey? to examine an object in a bunker survey due to by Mostly visual observation, facts finding, about the general data and idea, by measurements, technicals matters, etc. and, if needed, provide recommendation.
but have some understanding that a bunker means Marine Fuel Oil (MFO) or Marine Diesel Oil (MDO) or Marine Gas Oil (MGO) by refer to SS.600:2008, Singapore Standard, Code of practice for bunkering, published by Spring Singapore.
and refer to SS600:2008, Singapore Standard, Code of practice for bunkering, published by Spring Singapore, Bunker Surveyor is The person who hold a valid bunker surveyor license issued by the implementing authority. Surveyor is the person who conduct the survey, for doing the job, the person is expected to be independent and backed up by sufficient professionalism. Therefore his/her behavior should be based on code of ethics and professional conduct. and Marine Surveyor is defined as; A person who uses his/her particular skill and expertise (based on established competence of ships, boats, cargoes and the sea) to look at and report on the factual condition of any ship, cargo or thing appertaining to ship, cargoes and their respective enviroments.
What is the purpose of Bunker Survey ? The purpose of Bunker Survey is to establish the quantity og bunker (its can be OBQ (on board quantity) or ROB (remaining on board) quantity) at time of survey present.
Why do we conduct the Bunker Survey ? in case of below condition you need to conduct a bunker survey come on board your vessel; 1. Ship delivery or vessel redelivery, the reason is to ascertain the quantity of bunker that must be returned by Charterer to the Owner at the end of the charter party. 2. Being "off-hired" when a ship is still under charter, the reason is to ascertain the consumed bunker during "off-hire time" that falls under Owner's responsibility. 3. Supplying bunker, either ship to ship or shore to ship, the reason is to prevent "cheating" on the supplied quantity. 4. Certain purposes, the reason is for Adjusting log book entry "on the spot checking" of actual quantity onboard (OBQ/ROB)
How do we conduct a Bunker Survey ? Short Answer is in accordance with stardartd work instruction by your own marine survey company The complicated answer is refer to SS600:2008, Singapore Standard, Code of practice for bunkering, published by Spring Singapore; 1. Time Log Surveyors shall record the time of all relevant events related to the entire bunkering operation until their return to base. 2. Pre Delivery Conference, checks on receiving vessel, checks on bunker tanker vessel 3. Delivery Surveyor should be observed; hoses connection, sampling, pumping rate, leakage, presence of unauthorized bunker tanker, blending operation and line clearing of bunker hoses or pipe line. 4. Post Delivery Checks on receiving vessel and check on bunker tanker vessel also.
oke, the above is a Bunker Survey information by a Marine Surveyor Indonesia who live in Batam is Mr. Ruly Abdillah Ginting you can call on his email at Marine.Surveyor.Indonesia(at)gmail.com, i have you now already know and understanding of Bunker, understanding of Survey, understanding of Bunker Survey, Understanding for what is the purpose and reason to conduct a Bunker Survey on board the vessel and Understanding on how we conduct the Bunker Survey, including the Bunker Survey Calculation.
Setelah kita memahami apa itu Bunker Survey sebagaimana tulisan yang saya sadur dan copi dari salah satu blog milik seorang Marine Surveyor tersebut diatas, maka berikutnya kita pelajari dahulu tentang 10 Langkah Kerja Bunker Survey dalam tulisan dibawah ini;
Saat ini di Batam sudah banyak kapal yang melakukakan kegiatan Bunker Survey pengisian minyak solar ke kapal, sudah banyak sekali perusahaan penyalur BBM untuk Bunker Kapal di Batam, sebut saja seperti Lautan Terang, Batam Berkah Madani (BBM), Prayasa milik keluarga Terek, Oase Marine dan Destinia Sinergy punya Pak Agus Iskandar dan masih banyak lagi pemain bunker solar di Batam yang terus bermunculan saat ini, karena kabarnya anggota dewan DPRD Batam juga banyak yang bergelut bermain di bisnis minyak solar yg sungguh licin ini.
Batam saat ini menjadi pintu utama masuknya kapal-kapal asing maupun kapal-kapal domestik dalam negeri, imbas dari pesatnya kemajuan maritim Singapore, Batam mendapatkan limpahan kemajuan yang sangat berarti dan pesat dalam dunia perkapalan tanah air saat ini.
Batam pun menjadi pusat Bunker Pengisian Minyak Solar / HSD/ MGO saat ini, posisi Batam yang strategis dekat Selat Malaka dan Singapore Straits kemudian banyak dijadikan base bagi perusahaan minyak asing yg memiliki pengeboran minyak di Natuna sebagai base supply logistiknya. Hampir semua kapal menggunakan bahan bakar miyak solar HSD/MGO untuk menggerakan mesin kapal, namun ada juga jenis bahan bakar lainya yang berbeda-beda ada MFO, MGO, Gas Oil dan bahkan saat ini sudah ada kapal yg digerakan dengan tenaga listik, namun mayoritas kebanyakan kapal masih menggunakan bahan bakar minyak HSD/MGO atau apa yg sering kita menyebutkannya dengan minyak solar pertamina.
10 Cara dan Langkah Kerja Bunker Survey oleh Marine Surveyor
Pengisian minyak ke tanki bahan bakar di kapal disebut sebagai Bunker Survey, untuk menghindari kesalahpahaman dalam kegiatan bunker survey maka biasanya salah satu pihak akan menunjuk seorang Marine Surveyor untuk mensupervisi kegiatan bunker survey ini
Berikut sedikit sharing knowledge tentang bunker survey di kapal besar dan kapal tongkang sebagai bahan referensi buat kita semua, 10 Langkah Kerja Bunker Survey yaitu;
1. Pertama setelah kita sampai di kapal langsung menemui perwira kapa dalam hal ini Kapten Kapal ataupun Chief Engineer dan Chief Officer, pastikan bahwa untuk tidak melakukan kegiatan pemindahan air ballas ataupun air tawar karena dapat mempengaruhi draft dan trim/list kapal, tanyakan tank table dan pastikan kebenarannya
2. Periksa dan catat Draft Mark Kapal untuk menjadi acuan mendapatkan actual draft, trim, list dan heel kapal, usahakan agar trim sekecil mungkin dan kapal dalam posisi mendongak atau upright position
3. Lakukan pengukuran cairan minyak dengan cara sounding atau ullaging pada semua kompartemen tanki kapal sebelum kegiatan bongkar muat bunker survey di mulai, inisial gauging bunker survey ini harus dilakukan dan disaksikan bersama-sama semua pihak terkait dan berkepentingan seperti Bunker Club, Chief Engineer (kedua belah pihak kapal, Suplier(pengirim) dan receiver (penerima) bunker, marine surveyor dan perwakilan perusahaan pelayaran kapal tersebut, periksa tinggi sounding tape, pipa sounding, tinggi cairan dan apakah fuel additive ditambahkan ke pipa sounding?
4. Periksa juga temperature cairan minyak, suhu bahan bakar minyak di ukur dengan menggunakan termometer air raksa, jika ada double bottom tanks supaya menggunakan suhu air laut saat itu dan suhu kamar mesin untuk tanki-tanki dalam kamar mesin
5. Lakukan perhitungan jumlah volume bahan bakar minyak berdasarkan data-data sounding dan temperature yg telah kita lakukan pada tahapan diatas, perhitungan ini menjadi dasar nilai inisial perhitungan sebelum bunker survey dimulai, bagi anda yg ingin mempunyai software program perhitungan minyak solar untuk bunker survey minyak dan loading supervision muatan minyak petroleum lainnya dapat mengunjungi situs ini http://calculationpetroleum.blogspot.com/
6. Pengisian Bunker Survey dapat dimulai dengan segera, selama pengisian bunker survey agar selalu tetap memonitor jalan pengisian minyak, perhatikan selang hose minyak, flowmeter reading jika ada, dan pompa minyak yg dipakai serta lirik juga gerak-gerik crew kapal jika ada kesan mencurigakan, karena bunker survey ini sangat rawan penyalahgunaan dan pencurian minyak
7. Setelah selesai pemuatan dan pengisian bahan bakar minyak dengan isi bunker survey tersebut sesuai dengan BDN atau DO pemesanannya, kembali lakukan langkah-langkah seperti pada nomor 2, 3, 4 dan 5 diatas dan perhitungan ini sebagai final bunker survey
8. Selisih jumlah perhitungan antara inisial dan final bunker survey tersebut adalah sama dengan jumlah bunker minyak solar yg diserah-terimakan oleh supplier bunker club
9. Untuk kapal besar selain kapal tongkang biasanya perhitungannya menggunakan metrik tons (MT) bukan meter kubik atau liter, maka gunakan berat jenis (density) minyak solar tersebut sebagai konversi untuk menentukan berat minyak dalam perhitungannya
10. Tentukan juga jumlah kandungan lainnya jika ada, seperti air dan sedimen lain-lainnya kemudian di buat catatan apakah kandungan itu sudah termasuk atau belum dalam perhitungan jumlah bunker tersebut
Nah, setelah ada gambaran tentang Apa itu Bunker Survey dan tata cara mengerjakan Bunker Survey seperti dalam ulasan pada tulisan diatas maka berikutnya saya akan bahas tentang 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Surveyuntuk para Pelaut Indonesia yaitu;
Berikut 10 Cara Menghindari Kekurangan Muatan Saat Bunker Survey bagi pelaut; 1. Awas Tabel Kalibrasi Kapal di Ganti Pelaut harus jeli memriksa buku tabel kapal milik bunker barge apakash sudah terkalibrasi dengan baik, buku tabel kablirasi kapal yang original harus disertain stempel dari class atau badan yang berwenang. 2. Panjang Pita Sounding Tidak Akurat Pastikan sounding taoe yg digunakan dimulai dari angka Nol dan tidak ada sambungan 3. Pipa Sounding di Modifikasi Terkadang ada juga pelaut atau bunker club yang tidak baik dengan berbuat memodifikasi pipa soundingan dengan memberi penghalang di ujung pipa sounding dengan kondom atau penghalang lainnya, makanya pastikan tinggi reference height sama dengan yg ada di buku tabel kalibrasi kapal. 4. Hasil Sounding NOL belum tentu isi tanki kapal kosong Hasil sounding menunjukan angka nol belum tentu tidak ada minyak di dalam tanki maka periksa berdasarkan buku tabel kalibrasi kapal 5. Hati-hati ada transfer antar Tanki maupun pemamfaatan Gravitasi Minta stowage plan muatan bunker kapal sebelum di mulai bunker dan harus di cek semua tanki kapal tanpa terkecuali bukan hanya tanki yag mau di bongkar saja untuk bunker survey 6. Awas efek Cappucino (busa dari pemompaan udara selama prose bunker survey) anda harus tau apa itu "Cappuccino Effect" yang merupakan istilah untuk busa foam yang ada diatas minyak sebagai hasil dari pemompaan ketika bunker survey sedang berlangsung, pastikan ketika akan di sounding minyak sudah stabil dan tidak ada lagi "Cappuccino Effect". 7. Hati-hati bila ada Permainan Density atau Temperature Mintalah Certificate of Quality daripada bahan bakan minyak yang akan di supply bunker ke kapal kita untuk menghindari permainan density dan temperature ketika Bunker Survey Calculation di lakukan, namun ini dilakukan untuk Bunker Survey dengan penerimaan muatan dalam satuan Metric Tons saja. 8. Barge Sample Manifold Usahakan untuk memasang Bunker Sample Kit di ujung manifold pasa saat memasang hoses connected untuk melihat secara visual akan hal-hal yang mencurigakan dari pada minyak yang dipompa dari kapal bunker barge 9. Hati-hati ketika pelaksanaan Bunker Survey yang molor selesainya ketika Pilot sudah Boarding on Board. Banyak bunker club memamfaatkan keterbatasan waktu bunker survey dengan alasan terlambat datang padahal waktu bunker survey sudah dekat atau mepet dengan pandu naik kapal. 10. Hati-hati Flowmeter haya ditiup angin jika Bunker Survey menggunakan Flowmeter reading sebagai acuan penerimaan angka bunker survey di atas kapal.
Demikian tulisan kami tentang Bunker Survey di blog http://jobspelaut.blogspot.com ini semoga berguna bagi anda semua, rekan Pelaut Indonesia.